Ini Cara Co-Founder Rintisan Startup Salurkan Kebutuhan Berbagi

173
Co-Founder Rintisan Startup, Setiawan Chogah
Co-Founder Rintisan Startup, Setiawan Chogah
- Advertisement -

RINTISANSTARTUP.com — Menggali potensi di satu bidang adalah hal biasa. Membagi fokus, menggali potensi dan kreasi di dua bidang pekerjaan baru luar biasa. Pemuda ini salah satunya. Dia adalah Setiawan Chogah. Alumni Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini bekerja di salah satu lembaga filantropi di Kota Serang dan juga membidani lahirnya website Rintisan Startup.

Bisnis yang sudah berjalan setahun terakhir ini merupakan side job selain pekerjaan utamanya. Dia mengaku, bisnis layanan jasa pembuatan website ini didapat dari hasil belajar secara otodidak.

“Awalnya karena ada tuntutan juga dari tempat kerja untuk memberikan pelayanan yang lebih memudahkan kepada donatur kami. Dari situ akhirnya mencoba mengulik koding dan belajar bagaimana membuat tampilan website yang digemari, yang user friendly, yang kalau dilihat itu kelihatan asyik, dan tentu saja efektif,” papar Chogah, seperti yang dikutip bisnisbanten.com

BACA JUGA:  Sulthon Al’Idhel, Pengusaha Suksesan Walaupun Lumpuh!
- Advertisement -

Biaya paket pembuatan website yang Chogah tawarkan pun tidak menguras dompet, meski begitu dirinya tidak mematok harga.

“Jadi berapa budget kamu? Nanti disesuaikan, tetapi sejauh ini biasanya paling mahal empat juta rupiah. Empat juta itu sudah jumbo, setahun saya full maintenance, kalau ada apa-apa bisa hubungi saya dan nanti mereka akan dapat manual book-nya, seperti cara upload seperti apa,” jelas pria Minang ini.

Ini udah zamannya serba digital. Orang nyari makan sampai nyari hotel lewat internet, kalau temen-temen yang baru memulai bisnis tetep bertahan di marketing konvensional, kan susah juga bersaing dengan pemain-pemain besar yang website-nya udah eksis dan keren pula. Saran saya ya harus punya website

Jasa pembuatan website yang Chogah tawarkan melalui blog pribadinya di antaranya website toko online, web restaurant, web hotel, sampai web crowdfunding.

BACA JUGA:  Borneotrip.id Startup Yang Turut Mengembangkan Destinasi Wisata dan Pariwisata Lokal Kalimantan

“Sebulan bisa dapet empat sampai lima juta dari bisnis digital ini. Jasa pembuatan website ini bukan pekerjaan utama, tetapi sampingan. Alhamdulillah, karena diamanahkan sedikit skill dan kesempatan lebih oleh Allah, dan saya ingin bermanfaat bagi orang lain. Terutama pengen bantu temen-temen untuk mulai masuk ke marketing digital,” kata Chogah.

Penulis buku kumpulan cerpen SMS Terakhir ini menambahkan, “Ini udah zamannya serba digital. Orang nyari makan sampai nyari hotel lewat internet, kalau temen-temen yang baru memulai bisnis tetep bertahan di marketing konvensional, kan susah juga bersaing dengan pemain-pemain besar yang website-nya udah eksis dan keren pula. Saran saya ya harus punya website,” pungkasnya.

Komentarin Lewat Facebook
- Advertisement -