Kamu Pasangan Baru? Coba Terapkan Tips Keuangan Ini agar Hidup Lebih Bahagia

150
Kamu Pasangan Baru? Coba Terapkan Tips Keuangan Ini agar Hidup Lebih Bahagia
- Advertisement -

RINTISANSTARTUP.com — Selamat berbahagia kami ucapkan kepada yang baru saja melangsungkan pernikahan. Semoga bertambah rezeki yang Tuhan berikan kepada kamu dan pasangan. Sebagai pasangan yang baru menikah tentunya ada hal yang baru yang perlu kamu sesuaikan dengan pasanganmu, salah satunya adalah terkait keuangan.

Banyak pasangan baru akan merasa bingung ketika berbicara dan mengatur keuangan pasca pernikahan mereka. Karena mulai saat itu tidak lagi hidup masing-masing, setiap pasangan akan bertanggung jawab kepada pasangannya masing-masing. Berikut langkah-langkah menyusun keuangan keluarga untuk pasangan baru, seperti yang sampaikan Perencana Keuangan Prita Hapsari Ghozie:

Anggaran Baru Bersama

Langkah pertama adalah membuat anggaran baru bersama, jika sebelum menikah memiliki pemasukan dan pengeluaran masing-masing, maka setelah menikah akan memiliki pemasukan dan pengeluaran bersama. Diskusikan siapa saja yang menjadi sumber pemasukan dan berapa besar pengeluaran bersama dalam satu bulan.

BACA JUGA:  Passion Tanpa Karya adalah Sebuah Hal yang Percuma

Utang

- Advertisement -

Memang sebaiknya masalah utang dibicarakan sebelum pernikahan, namun jika belum dibicarakan maka segera untuk terbuka dengan menceritakan masalah utang. Karena selain aset, utang pun dapat diwariskan. Lunasi segera utang yang bersifat konsumtif sekecil apa pun itu terutama kartu kredit, karena selain mempunyai bunga yang besar, utang konsumtif juga akan menggerogroti aset kekayaan kita. Dan buat komitmen untuk tidak berutang konsumtif dan lunasi tagihan kartu kredit tiap buannya.

Dana Darurat

Dana darurat berfungsi sebagai ban serep bagi kondisi keuangan kita. Karena kejadian-kejadian yang tak terduga bisa saja terjadi dengan keluarga kita yang menyebabkan keluarnya uang yang tak pernah kita anggarkan. Sebagai contohnya adalah biaya sakit, kecelakaan, kematian, bantuan keluarga, dan lain-lain.

BACA JUGA:  Sebelum Menyesal, Rancang Prioritasmu Sekarang!

Membuat Proteksi

Langkah selanjutnya adalah memproteksi terhadap aset kita, karena setiap aset kita memiliki risiko. Miliki proteksi kesehatan, jiwa, kendaraan, dan lain-lain. Namun pelajari dengan saksama sebelum membeli premi dari produk-produk proteksi tersebut dan yang paling penting adalah harus sesuai dengan kondisi kantong kita. Bersyukur bagi kamu yang di-cover oleh perusahaan di mana kamu berkerja.

Membuat Tujuan dan Investasi

Buat tujuan-tujuan keuangan keluarga kamu untuk masa depan, seperti dana pendidikan anak, dana pensiun, dana ibadah haji, dana liburan, dana pembelian rumah, dan lain-lain. Dan mulailah berinvestasi di produk-produk yang kamu pahami dengan baik seperti properti, emas, reksadana, saham, dan lain-lain. Perlu diingat bahwa saat ini dengan seratus ribu rupiah kamu sudah bisa berinvestasi.

BACA JUGA:  Berikut Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Jadi Pengusaha Waralaba

Evaluasi Secara Kerkala

Evaluasi secara berkala besama-sama, hal ini dimaksudkan agar arah dari keuangan keluarga tetap berjalan pada jalurnya, pun kalau terpaksa pindah jalur maka harus didiskusikan lagi. Selamat mengelola keuangan, ya!

Semoga bermanfaat ya, Sobat!

Komentarin Lewat Facebook
- Advertisement -