Tak Mau Hidup Tegantung Gaji Bulanan? Begini Caranya

204
Tak Mau Hidup Tegantung Gaji Bulanan? Begini Caranya
- Advertisement -

RINTISANSTARTUP.com — Kamu memiliki penghasilan tetap sebagai seorang karyawan? Selamat! Namun, kita juga harus teringat bahwa punya gaji artinya suatu hari akan pensiun. Sehingga, memiliki banyak sumber pendapatan, tak mau tergantung gaji bulanan, tentu lebih menyenangkan. Bagaimana cara keluar dari zona nyaman, lebih bebas secara finansial?

Plus & Minus Gajian

Kita bicara yang enak dulu saja, ya. Hidup tergantung gajian itu positifnya adalah kepastian mendapatkan penghasilan rutin. Keteraturan memperoleh pendapatan tentu saja akan lebih membawa ketenteraman dan kenyamanan secara psikologis bagi setiap orang. Tidur kamu akan lebih nyenyak bukan dengan tahu persis kapan pundi-pundi uang terisi kembali? Dari penghasilan yang rutin, kamu juga akan lebih mudah untuk membuat anggaran bulanan dan mudah juga untuk mematuhinya.

Di lain sisi, kamu umumnya akan memasuki area Comfort Zone alias zona kenyamanan sehingga mungkin peluang-peluang bisnis diluar sana dapat terlewat begitu saja. Selain itu, apa jadinya kalau perusahaan tempat kamu menggantungkan hidup ternyata bangkrut dan tidak sanggup menggaji kamu lagi? Umumnya, kamu akan lebih masa-masa yang lebih sulit baik secara keuangan mau pun psikologis daripada mereka yang terbiasa berwirausaha.

BACA JUGA:  Terapkan Usaha Rumahan Modal Kecil Ini, Pasti Kamu Jadi Konglomerat!
- Advertisement -

Ada beberapa alternatif agar kamu tidak tergantung dengan gaji dan pekerjaan sehari-hari.

Pertama, kamu dapat menginvestasikan sebagian uang yang dimiliki kedalam instrument-instrumen keuangan yang memberikan penghasilan rutin. Contohnya deposito.
Kedua, kamu dapat berinvestasi di sebuah bisnis, seperti bisnis kuliner, bisnis cuci baju, bisnis fotokopi atau lainnya sehingga setiap bulannya kamu memperoleh pemasukan dari omzet bersih bisnis. Bisnis ini dapat dijalankan oleh orang lain, dapat juga kongsian, atau dijalankan oleh kamu sendiri bila tiba saatnya kamu memutuskan berhenti bekerja menjadi pegawai.

Ketiga, kamu dapat memanfaatkan harta yang dimiliki menjadi harta aktif. Contohnya, bila keluarga kamu memiliki sebidang tanah yang menganggur, tidak ada salahnya mencari investor yang berminat membuat usaha kost-kostan. kamu dapat tentukan bagaimana mengambil keuntungannya.

BACA JUGA:  Pasangan Baru, Beli Rumah atau Ngontrak?

Tentunya, untuk lepas dari ketergantungan pada gaji bulanan, kita mesti jeli melihat peluang membuat sumber-sumber pendapatan baru, bagaimana mengasah kejelian itu dan menakar bahwa peluang itu sesuai dengan keinginan dan kondisi kita? Kejelian melihat peluang bisnis memang tidak dapat dipungkiri kadang merupakan bakat seseorang. Namun, kamu juga bisa lho mengasahnya. Salah satu cara yang paling mudah adalah banyak berinteraksi dengan para wirausahawan. Kamu dapat terkejut bagaimana mereka dapat menjadikan aktivitas yang begitu sederhana menjadi sebuah usaha menjanjikan.

Selain itu, coba lihat kembali apa minat dan kesukaan kamu? Bila kamu suka memasak, kamu dapat memulai usaha katering diet, usaha membuat kue ulang tahun dan cupcakes, dan banyak lagi. Suka berbelanja? Kamu bisa lho membuat bisnis online yang menjual barang-barang yang tidak tersedia di toko-toko besar. Umumnya, barang tersebut diimpor atau bisa juga diproduksi sendiri.

BACA JUGA:  Plus Minus Investasi Logam Mulia

Peluang-peluang bisnis juga dapat diperoleh dengan rajin membaca literature mengenai wirausaha. Kamu akan memperoleh informasi mengenai peluang kerja-sama, atau bagaimana memulai usaha sendiri.

Tips Hidup Tanpa Tergantung Gaji Bulanan

Punya niat dan kemauan yang kuat untuk memprioritaskan sumber daya yang dimiliki saat ini untuk diinvestasikan kedalam harta aktif mau pun bisnis.

Tulislah ide-ide usaha yang muncul agar dapat diwujudkan suatu saat nanti.

Berani menjalankan satu ide usaha. Kalau bukan kamu yang memulai, siapa lagi?

Harus punya anggaran pengeluaran dan tahu mana yang harus diprioritaskan.

Usahakan secepatnya membayar hutang yang dimiliki.

Biasakan untuk menyisihkan pendapatan rutin untuk keperluan tabungan dan investasi masa depan.

Semoga bermanfaat ya, Sobat!

Komentarin Lewat Facebook
- Advertisement -