Yuk! Cari Tahu Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Dropship

287
Yuk! Cari Tahu Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Dropship
- Advertisement -

RINTISANSTARTUP.com — Bisnis dropship selain menjadi primadona banyak orang untuk memulai berbisnis, ternyata juga memiliki beberapa kelemahan dan kekukarangan. Bagi kamu yang sedang ingin mencoba bermain di bisnis Dropship, mungkin kamu bisa mempertimbangkan beberapa kelebihan dan kekurangan berikut ini.

KELEBIHAN BISNIS DROPSHIP

TIDAK PERLU MODAL BESAR ATAU BAHKAN TANPA MODAL

Bisnis dropship terkenal sebagai bisnis dengan modal minim. Bahkan bisa jadi kamu tidak perlu mengeluarkan modal berapapun jika menggunakan teknik marketing gratisan.

Karena tidak membutuhkan stok barang di toko kamu, kamu bisa menghemat pengeluaran untuk belanja bahan, gaji karyawan produksi, bahkan kamu jadi tidak perlu keluar uang untuk gudang ataupun tempat produksi.

TIDAK PERLU REPOT MENGURUS STOK BARANG

- Advertisement -

Stok barang sudah menjadi urusan supplier. Kamu bisa memfokuskan pikiran dan tenaga kamu untuk pemasaran dan list building.

Supaya tidak terjadi miskomunikasi dengan supplier perihal stok barang, carilah supplier yang kompeten. Kalau bisa carilah supplier yang memang berpengalaman dalam supply barang untuk reseller dan dropship.

Hindari supplier yang sifat produknya Pre Order, alias harus menunggu produksi dulu setelah customer membayar, baru barangnya dikirim. Pre Order justru memperlama proses delivery barang.

BACA JUGA:  Coba Tips Ini! Youtube akan Bayar Kamu Jutaan Dollar

PRAKTIS

Bisnis dropship juga bisnis yang terbilang praktis. Kamu tinggal copy paste produk beserta keterangannya ke toko online kamu, lalu kamu iklankan/promokan. Nanti customer akan datang dengan sendirinya.

RESIKO SANGAT KECIL

Karena tidak perlu produksi barang sendiri, resiko bisa diminimalisir. Paling tidak, ketika bisnis kamu tidak jalan, kamu tidak perlu pusing menghabiskan sisa stok barang dan juga gaji karyawan yang terlanjur produksi.

BISA DIJALANKAN DI MANA PUN

Karena praktis, tinggal memasarkan produk orang lain saja, kamu jadi memiliki waktu dan tempat yang sangat fleksibel untuk bekerja. Kamu bisa memulainya dari rumah kamu sendiri, atau kamu juga bisa mengerjakannya sambil nongkrong di kafe favorit kamu atau sambil menunggu anak kamu pulang dari sekolah.

KEKURANGAN BISNIS DROPSHIP

Namanya bisnis, pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak ada bisnis yang selalu lebih, tentu ada kekurangan terbersit di dalamnya. Begitu juga dengan bisnis Dropship. Ada beberapa kelemahan yang harus kamu ketahui sebelum memulainya. Apa saja?

TIDAK MEMILIKI AKSES UNTUK MEMANTAU STOK PRODUK

Karena semua produk ada di supplier, kamu jadi tidak memiliki kuasa untuk mengecek stok produk tinggal berapa di supplier. Bisa jadi pagi hari stok masih ada 100 pcs, sore harinya tinggal 50 pcs saja. Bisa jadi pagi masih ada, sore sudah Sold Out. Karena itu kamu harus membiasakan diri dengan ketidakpastian semacam ini.

BACA JUGA:  Ini Cara Bikin Tim Kerja Bisa Saling Belajar

KEUNTUNGAN KECIL

Supplier biasanya memberikan keuntungan yang sangat kecil untuk dropship. Lain halnya jika kamu bertindak sebagai Reseller berarti kamu harus kulakan barang dari supplier untuk dijadikan stok di tempat kamu atau produksi produk sendiri.

Karena keuntungannya kecil, kamu harus pandai-pandai dalam memasarkan. Sehingga dari keuntungan yang kecil tadi bisa diakumulasi menjadi keuntungan besar, seiring dengan meningkatnya jumlah barang yang terjual.

SULIT MENJUAL BARANG YANG BELUM PERNAH DIPEGANG

Karena barang ada di supplier, kamu bisa jadi tidak tahu bagaimana kualitas barang yang akan dikirim nantinya. Di sinilah kepercayaan kamu dengan supplier kamu harus diuji. Jika nanti ada cacat terbersit dari barang yang dikirim oleh supplier, kamu harus bersiap menerima complain dan ganti rugi untuk customer.

Tapi sebelum menjalin kerja sama dengan customer, ada baiknya kamu mencoba membeli barang supplier untuk dipakai sendiri. Tujuannya biar kamu tahu seberapa cepat mereka mengirim barang, dan bagaimana kualitas barang itu sendiri saat sudah dipakai.

BACA JUGA:  Hal Penting Bagi Pemula yang Ingin Merintis Startup Bidang Digital!

RESIKO KOMPLAIN CUSTOMER MENINGKAT

Mengacu ke poin nomor 3. Karena kamu tidak memegang barangnya, kamu jadi tidak bisa memiliki kontrol untuk stok barang dan mengecek kondisi barang. Selain itu karena kamu tidak memiliki akses untuk update jumlah stok barang, bisa jadi kamu akan mengalami kehabisan barang padahal sudah dibayar oleh customer.

Kekurangan-kekurangan ini mewajibkan kamu untuk siap dan tahan mental menghadapi komplain customer. Setiap customer tentu menginginkan barang cepat sampai dalam kondisi bagus. Tapi jika kamu berada di posisi sebagai dropship, bisa saja hal ini sedikit sulit kamu lakukan.

Makanya, jangan terlalu lama berkecimpung di bisnis dropship. Sebisa mungkin sisihkan sebagian keuntungan untuk membeli produk langsung dari supplier, sehingga kamu bisa memantau stok dan kondisi barang kamu sendiri. Tapi itu nanti, ketika sistem pemasaran kamu sudah berjalan. Sehingga fokus kamu tidak terpecah-pecah antara marketing dengan produk.

Semoga bermanfaat ya, Sobat!

Komentarin Lewat Facebook
- Advertisement -